Baca Juga: Kesuksesan Pembelajaran Tatap Muka Minggu Pertama

Baca Juga: Panggung Politik Kembali Bergoyang

Partai Ummat Tak Solid

Amien Rais figur politisi berbeda, ia tak bisa bermain dua wajah. Sayangnya, ia tak punya kekuatan besar di partainya sendiri. Berbeda dengan Megawati, misalnya, yang memilih oposisi, maupun mitra kritis, tetapi tetap dihormati di partainya sendiri, faksi jika ingin dikatakan antara Taufik Kiemas dan Megawati dulu sejatinya tak pernah menjadi konflik berkepanjangan.  

Ikon Megawati tak pernah pudar, seluruh anggota partai menghormatinya, apalagi ketika PDIP menjadikan Megawati sebagai pengambil keputusan tunggal di partainya. Ini menunjukkan PDIP dan Megawati merupakan satu kesatuan. Amien Rais tak bisa melakukan itu, ia kencang di luar tetapi melempem di dalam. Amien Rais tak belajar dari kegagalan pengalaman Partai Matahari Bangsa (PMB), yang juga sempalan dari PAN sebelumnya.