MUNA, TELISIK.ID - Dugaan pemalsuan hasil survei peluang Bakal Calon (balon) Bupati Muna yang dikeluarkan lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menjadi tranding topik.

Betapa tidak, hasil survei tersebut diduga digunakan salah satu balon bupati untuk mendapatkan rekomendasi dukungan dari partai politik (parpol). Pihak SMRC pun keberatan dan akan menempuh jalur hukum.  

Muhamad Najib Husein, Pengamat Politik Sultra menyebut, pemalsuan hasil survei itu merupakan perbuatan  tercela serta menciderai nilai-nilai akademis. Bagaimana pun, survei adalah kerja-kerja ilmiah yang terukur dengan menggunakan metode yang jelas. Dimana, hasil survei merupakan sebuah tanggapan masyarakat terhadap calon pemimpin, kinerja petahana maupun keberhasilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memberikan pelayanan.

Baca juga: Coklit di Muna Ditarget Tuntas Sebelum 13 Agustus

"Ketika hasil survei sudah dimanipulasi, itu sama saja membawa dan menggiring opini ke arah yang salah serta merupakan perbuatan tercela," kata Najib.