BOMBANA, TELISIK.ID - Pj Bupati Bombana, Burhanuddin bersama beberapa kepala OPD terbang ke Jakarta guna memperjuangkan aspirasi masyarakat Bombana, khususnya di Pulau Kabaena terkait kebutuhan penerangan (listrik).
Pertemuan dilakukan dengan Perwakilan Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan, Pokja Perencanaan Distribusi Tenaga Listrik Gatrik, Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tenggara, PLN Divisi Perencanaan Strategi Distribusi, PLN Operasi Distribusi Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara serta PLN UID Sulselbar.
Urgensi kelistrikan di Kabupaten Bombana merupakan salah satu isu penting yang menjadi perhatian pemerintah. Untuk itu, Sebagaimana diungkapkan oleh Kadis Kominfo Bombana, Sofian Baco, Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menjawab hal tersebut dengan langkah nyata, di antaranya pemda mengajukan permohonan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui surat Pj Bupati Bombana Nomor 671.1/214 untuk melakukan rapat pembahasan kelistrikan di Kabupaten Bombana.
"Alhamdhullilah pada Selasa (28/2/2023) kemarin sudah digelar rapat bersama dengan pemerintah pusat, Kementerian ESDM Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, rapat digelar di ruang rapat Arismunandar lantai 4, Ditjen Ketenagalistrikan," ujar Sofian Baco pada Telisik.id, Rabu (1/3/2023).
Melalui rapat tersebut, lanjut Sofian, Ditjen Ketenagalistrikan menyampaikan bahwa di Provinsi Sulawesi Tenggara masih terdapat 6 sistem yang belum beroperasi 24 jam per hari, dan 6 sistem tersebut telah direncanakan akan dilakukan konversi ke PLT EBT yang ditargetkan COD pada tahun 2026 mendatang.
