Baca Juga: Tidak Ada Fasilitas Kesehatan, Warga Kabaena Harus Siapkan Belasan Juta Biaya Pemulangan Jenazah

Sementara untuk kondisi kelistrikan di Pulau Kabaena, PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa saat ini di Pulau Kabaena disuplai melalui PLTD Sikeli dengan kondisi menyala 15 jam dan dipasok oleh 5 mesim dengan kapasitas yang terpasang 2.335 kw, daya mampu 1.840 kw dengan beban puncak sebesar 1.820 kw serta cadangan daya sebesar 20 kw. Menurut PT PLN, untuk meningkatkan layanan menjadi 24 jam menyala, diperlukan tambahan mesin dengan total kapasitas 1 mw (2x@500 kw atau 1x1.000 kw) sehingga total kapasitas terpasang menjadi 3.335 kw dengan daya mampu menjadi 2.840 kw serta diperlukan dukungan penambahan luas lahan.

Tindak lanjut dari hasil rapat yang telah dilakukan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana siap melakukan penambahan luas lahan lokasi PLTD dan pembiayaan relokasi mesin pembangkit dan infrastruktur pendukungnya.

Baca Juga: Transportasi Laut Kasipute Menuju Pulau Penghasil Nikel Kabaena Bombana Lumpuh

Sedangkan dari PT PLN sendiri, akan melakukan penambahan mesin pembangkit 1 mw (2x@500 kw atau 1x1.000 kw), penambahan kapasitas tangki dengan total sebesar 80 kl, akan melakukan konfirmasi ke PLN Nusantara Power terkait pemanfaatan mesin pembangkit di PLTD Ladumpi serta akan menindaklanjuti terkait usulan penambahan kebutuhan BBM.