"Dalam kesempatan ini, saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen masyarakat, perangkat pemerintah dan segenap elemen pemangku kepentingan atas kerjasama dan dukungannya dalam upaya percepatan penanganan stunting di Buton Tengah," ucap Andi Muhammad Yusuf.

Diketahui angka prevalensi stunting di Buton Tengah berdasarkan hasil surfei status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 mencapai 41,6 persen turun dari 1,1 persen tahun sebelumnya yang mencapai 42,7 petsen. Target Pemerintah Pusat pada tahun 2024, angka stunting menjadi 14 persen.

SSGI memotret status gizi balita dan faktor determinasinya yaitu intervensi spesifik dan sensitif. Hasil pengukuran tahun 2023 menunjukan persentase stunting di Buton Tengah 17,4 persen, menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 22,4 persen.

Baca Juga: Rumpun Wasilomata Kompak Usung La Andi Calon Bupati Buton Tengah

Dalam penanganan stunting di ButonTengah, telah terbentuk tim percepatan penurunan stunting (TPPS) hingga tingkat desa/kelurahan.