"Surat imbauannya sementara dibuat, kalau sudah selesai baru kami edarkan," pungkasnya.

Terkait penutupan warkop, Taufiq meyerahkan sepenuhnya kepada pemilik warkop karena bisa jadi pemilik warkop memiliki aktivitas lain yang sifatnya tidak mengumpulkan orang lain.

"Intinya dari Pemda, bukan persoalan tutup tapi lebih pada tidak adanya aktivitas orang berkumpul yang memungkinkan terjadinya penyebaran COVID-19 secara local transmition di lingkungan orang-orang yang berkumpul," tegasnya.

Sekda juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Kolut, bahu membahu mencegah penyebaran COVID-19 dengan cara mematuhi semua arahan dari Tim Gugus Satgas dan meminta masyarakat agar tidak panik.

"Jangan panik, mari kita sama-sama mengatasi COVID-19 ini dengan banyak berdoa dan mengikuti arahan Satgas," imbaunya.