"Saat ini proposal yang sudah masuk itu ada dari KPU, Bawaslu, TNI dan Polri," jelasnya.

Tery mengatakan, karena nanti dana hibah itu yang bertanda tangan adalah Kesbangpol, maka pihaknya wajib melakukan verifikasi kembali terhadap proposal.

"Karena tidak semua juga proposal yang masuk kita mau langsung ACC, jadi kita verifikasi dulu," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Konawe, Ferdinand Sapan mengatakan, proposal dana pilkada, telah dimasukkan ke dalam dokumen KUA-PPAS tahun 2024 yang diserahkan ke pihak DPRD Konawe.

Ferdinand Sapan mengaku tak tahu persis nominal yang diajukan dari KPU, Bawaslu, serta pihak pengamanan untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan pilkada di Konawe.