"Artinya, jangan sampai ada tumpang tindih. Sebab, itu bisa berisiko di pertanggungjawabannya nanti. Sehingga, anggaran Pilkada Konawe yang disetujui itu, bisa saja nominalnya lebih kecil dari RP 208 miliar yang diajukan," bebernya.
Ferdinand Sapan menambahkan, pemda belum bisa memastikan kapan anggaran Pilkada Konawe 2024 dikucurkan.
Sebab saat ini, pihaknya belum mendapat jadwal tahapan Pilkada Konawe yang permanen dari KPU setempat. Namun dirinya memproyeksi, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) untuk merealisasikan dana pilkada, bakal ditandatangani pada tahun ini.
"Kita fokusnya sebenarnya di tahun 2024. Sebab, yang kita mau urus inikan Pilkada Konawe di November 2024. Bukan pilcaleg," tandasnya. (B)
Penulis: Sigit Purnomo
