Hanya saja, ia mengatakan bahwa rekrutmen ASN 2022 akan berfokus pada seleksi PPPK guru dan tenaga kesehatan.
"Ini diputuskan dengan mempertimbangkan tenaga honorer atau non-ASN yang memenuhi syarat penyederhanaan birokrasi dan pengadaan ASN dengan memperhatikan kemampuan pembayaran gaji dan tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan," tuturnya.
Sebelumnya, MenPANRB Tjahjo Kumolo mengatakan, pemerintah akan lebih memokuskan diri untuk merekrut PPPK ketimbang CPNS.
Bahkan kala itu, Tjahjo menyebut formasi CPNS tidak tersedia.
"Untuk seleksi CASN tahun 2022, pemerintah fokus melakukan rekrutmen PPPK dan di tahun ini, formasi untuk CPNS tidak tersedia," kata TJahjo dalam keterangan resmi awal tahun ini.
