KENDARI, TELISIK.ID - Seorang pemilik klub bernama Ahmad Carlo menceritakan kisahnya saat mengenal Islam hingga mualaf. Ahmad merupakan pria kelahiran Australia dan datang dari keluarga yang beragama Katolik.
Perjalanannya mengenal Islam dimulai saat dirinya masih muda. Padahal pada saat itu, keluarga dan orang di sekitarnya memiliki pandangan negatif tentang Islam. Namun, bukannya menghindari, Ahmad justru semakin penasaran dengan agama Islam. Ia percaya Tuhan itu ada namun tidak tahu apa tujuan hidupnya.
Saat masih di bangku sekolah, Ahmad bertemu dengan temannya yang bernama Shadi, seorang Muslim yang membuatnya mengenal Islam meskipun tidak diajarkan. Hingga akhirnya mereka berdua menjadi sahabat yang sangat akrab seperti dilansir dari Viva.co.id.
Baca Juga: Sepanjang 2023, Lebih dari 56 Ribu Orang Mualaf di Arab Saudi
Ia bersahabat cukup lama, bahkan berlanjut hingga mereka dewasa karena memiliki hobi yang sama yakni bermain musik. Keduanya kemudian memutuskan untuk membuka klub malam di Bankstown.
