KONAWE, TELISIK.ID - Seiring semakin merebaknya pandemi COVID-19 yang masih melanda seluruh pelosok negeri khususnya Indonesia. Hampir semua provinsi ikut merasakan imbasnya, baik segi sosial, agama, hingga ekonomi.

Dari segi ekonomi misalnya, ini mengakibatkan pengangguran dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terjadi di berbagai daerah terdampak. Namun hal tersebut tidak terjadi di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus berupaya mempertahankan tren ekonomi agar tidak merosot ke angka minus.

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara menjelaskan, mengoptimalkan adanya mega industri di Kecamatan Morosi dan sumber daya alam yang subur menjadi peluang besar bagi Pemkab mempertahankan ekonomi di tengah pandemi COVID-19 dan juga dapat menekan angka pengangguran di wilayah Konawe.

"Jika melihat tren ekonomi di pusat minus 2, di provinsi juga minus. Konawe Alhamdulillah masih plus. Karena kita bertumpu pada kekuatan pangan kita sebagai kekuatan lokal Konawe yang telah dilaksanakan oleh para leluhur secara turun temurun dan kita kawinkan dengan sektor investasi di mega industri yang ada di Morosi," ungkapnya (30/10/2020).