SURABAYA, TELISIK.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) di bawah kepemimpinan Khofifah Indar Parawansa, terus mengantisipasi dan menangani kasus pandemi COVID-19.
Gubernur Khofifah mengatakan, pihaknya terus bergerak cepat bersama Gugus Tugas Kuratif COVID-19 dan Dinas Kesehatan Provinsi Jatim untuk meningkatkan kapasitas bed isolasi di tengah perkembangan pandemi COVID-19 yang terus meningkat.
Salah satunya dengan menyiapkan 18 rumah sakit (RS) rujukan baru dan RS darurat yang dibuka di Surabaya, Malang dan Jember. Dengan penambahan RS ini diharapkan akan mampu merelaksasi beban RS di Jawa Timur.
"Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dalam pandemi COVID-19 ini. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan kapasitas bed isolasi yang cukup dengan menambah 18 RS Rujukan COVID-19 baru di Jawa Timur guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan berat," terang Khofifah di Surabaya, Jumat (25/12/2020) sore.
Dengan adanya penambahan RS tersebut, lanjut Khofifah, maka jumlah RS Rujukan COVID-19 di Jawa Timur menjadi 145 rumah sakit. Angka ini lebih dari 3 kali lipat jumlah RS Rujukan COVID-19 di Bulan Maret yang hanya ada 44 RS rujukan.
