Anak pasangan dari Abdul Rachman dan Hasmawati ini sudah terkenal aktif dalam kegiatan dan lomba bahasa Inggris, bahkan pada tahun 2011 dia sempat menjuarai lomba debat bahasa Inggris untuk tingkat mahasiswa se-Indonesia Timur. Karena kecintaannya dengan Bahasa Inggris, di tahun yang sama Wawan mencoba banyak perlombaan untuk bisa ke luar negeri.
“Waktu itu karena menang lomba, Alhamdulillah, kampus menghapus biaya kuliah hingga saya lulus, jadi saya berpikir, mungkin ada kesempatan untuk bisa mendapatkan kegiatan lain yang didukung oleh pemerintah. Jadilah saya ikut seleksi program pertukaran pemuda yang diselenggarakan Kementrian Pemuda dan Olahraga pada saat itu,” katanya.
Tak langsung terpilih, pada saat pertama kali mengikuti seleksi, Wawan harus mengikuti seleksi hingga 3 tahun berturut-turut, sebelum mendapatkan kesempatan untuk terpilih mewakili Sulawesi Tenggara di tahun 2014.
“Saya coba terus, walaupun kuota umur saya belum masuk pada saat itu. Tapi, kalau punya mimpi jangan malu dan malas-malasan. Kalau ada usaha dan kerja keras dan mau sabar pasti suatu saat kita bisa mendapatkannya, tidak semua hal kan instan,” sambungnya.
Terpilih menjadi salah satu dari lima delegasi dari Sulawesi Tenggara, Wawan berhasil menyisihkan kurang lebih 400 pendaftar saat itu, Dia akhirnya berangkat ke Australia bergabung dengan 18 delegasi lain dari seluruh Indonesia di tahun 2014 hingga 2015. Pada saat itu, dia berkesempatan untuk menjadi asisten pengajar bahasa Indonesia di beberapa sekolah melalui Australia-Indonesia Youth Exchange Program.
