Namun Wawan harus bersikap, professional dan bertanggung jawab sehingga dari belajar berbagai hal, ia bisa mempromosikan seluruh potensi yang ada di Indonesia bagi warga negara asing.
Setelah menyelesaikan program mengajarnya di tahun 2017, Wawan akhirnya melanjutkan pendidikannya di jenjang magister. Dengan kerja keras yang dia lakukan, akhirnya berhasil menempuh pendidikannya dengan masa kuliah 1 tahun 5 bulan dengan predikat mahasiswa terbaik serta predikat cumlaude.
Setelah itu, Wawan kembali mendaftar ke beberapa program yang membuka kesempatan untuk mengajar Bahasa Indonesia, tidak tanggung-tanggung pada tahun 2018, Wawan berhasil diterima di dua program sekaligus yaitu Program Pengajar BIPA luar negeri oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan juga Fulbright FLTA yang diselenggarakan oleh Bureau Education and Cultural Affair, Amerika Serikat.
Sejak 2019, Pak Wawan begitu dia akrab disapa oleh mahasiswanya, telah melaksanakan program Fulbrightnya.
“Program Fulbright ini sangat luar biasa, saya juga diberikan kesempatan untuk berkuliah secara gratis dan juga bertemu dengan banyak pengajar dari seluruh dunia yang memiliki passion yang sama tentang kebahasaan,” ugkapnya.
