Berbeda dengan hari sebelumnya, jumlah penumpang merosot hingga 90 persen. Keadaan tersebut dikarenakan kondisi pandemi COVID-19.
"Hari biasa tinggal 40 sampai 50 orang saja," tambahnya.
Binyamin juga menegaskan, penumpang yang akan menyeberang diwajibkan mematuhi beberapa tahapan untuk memastikan penumpang kapal seluruhnya bebas dari COVID-19. Para penumpang yang sudah mengikuti tahapan diberikan tanda stempel di lengannya.
"Kita ingin memberikan jaminan, bahwa semua yang naik di atas kapal dinyatakan negatif, artinya aman," pungkasnya.
Reporter: Musdar
