Pemeriksaan lebih lanjut mengungkapkan bahwa uretra mengalir melalui penis primer maupun sekunder. Penis sekunder, meskipun lebih kecil, memiliki ketiga komponen utama penis, yakni korpus kavernosum, korpus spongiosum, dan glans.

Penis ketiga ditemukan di belakang dua penis lainnya. Namun, penis ini tidak memiliki saluran yang menghubungkannya dengan saluran kencing dan juga tidak memiliki bagian yang biasanya berisi uretra.

Ada perbedaan ukuran yang signifikan antara ketiga penis. Penis utama berukuran sekitar tiga inci, sementara kedua penis lainnya hanya setengah dari ukuran tersebut.

“Laporan kasus ini, yang didasarkan pada telaah pustaka yang ekstensif, menggambarkan penemuan tak terduga selama pembedahan mayat pada kasus triphallia pada manusia yang kedua yang dilaporkan, yang secara morfologis sangat berbeda dari kasus sebelumnya,” sebut para peneliti dalam laporan tersebut.

Dikutip dari laman sindonews.com, Minggu (20/10/2024), adanya organ ekstra, khususnya penis ekstra, pada individu ini dikaitkan dengan mutasi genetik. Meskipun demikian, catatan medis menunjukkan bahwa kondisi tersebut tidak memengaruhi kualitas hidup secara signifikan.