"Karena sebagian besar wisata-wisata ungulan Buton Tengah itu ada di tengah-tengah lokasi masyarakat, Insya Allah, nanti kita adakan kolaborasi, sosialisasi, penyuluhan," paparnya.
Baca Juga: Titian Asosowu, Wisata Air dengan Seribu Terjunan
Selain itu, wisatawan yang sering berkunjung di destinasi wisata pasir timbul Bone Labunta, Tazam menjelaskan, pemandangan di wisata ini sangat menarik di saat waktu menjelang senja.
"Pemandangan bagus saat sore hari menjelang senja. Karang di sana masih alami, hanya belum ada fasilitas. Untuk menuju ke sana mengunakan trasportasi laut/kapal waktu yang ditempuh kurang lebih 15 menit," ujarnya.
Untuk diketahui pada 2020, pantai Bone Labunta telah memperoleh penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) sebagai destinasi wisata unggulan di Buton Tengah. (B)
