"Saya kira pemerintah pasti sudah memikirkan skema terbaik," ucapnya.
Menurutnya, tenaga honorer yang memiliki pengalaman pengabdian lebih lama, akan menjadi nilai tambah saat mendaftarkan diri menjadi P3K. Sehingga ia mengingatkan para tenaga honorer saat ini untuk tetap bekerja dengan baik dan banyak berdoa.
"Pasti akan selalu ada jalan yang terbaik bagi teman-teman yang sedang bekerja sebagai tenaga honorer saat ini," ujarnya.
Sementara itu, DPRD Kota Kendari, Subhan menyampaikan bahwa penghapusan tenaga honorer tersebut memang telah menjadi wacana di tahun sebelumnya.
Namun kata dia, hal tersebut tidak serta merta dapat dilakukan sebab dampaknya akan sangat besar, sehingga pihaknya akan melakukan koordinasi dengan kementerian.
