KENDARI, TELISIK.ID - Memperkenalkan kebudayaan lokal dan gaya hidup berkelanjutan kepada anak-anak didik menjadi bagian dari implementasi kurikulum merdeka.
Sebagai bentuk implementasi dari kurikulum merdeka, maka setiap satuan pendidikan wajib melaksanakan Program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan mengadakan gelar karya peserta didik.
Gaya hidup berkelanjutan dan kearifan lokal menjadi tema gelar karya di SMPN 10 Kendari. Gaya hidup berkelanjutan itu tentang daur ulang sampah plastik yang diubah menjadi kerajinan-kerajinan yang bisa bermanfaat, kearifan lokal tentang musik dan tari tradisional Sulawesi Tenggara dan pembacaan puisi, pidato menggunakan bahasa Ingris oleh peserta didik.
Baca Juga: PKL Tolak Tarif Parkir di Bundaran Kantor Gubernur
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Kendari, Saemina mengatakan, yang diinginkan dengan penampilan peserta didik bisa memberikan pengetahuan mengenai berbagai ragam corak budaya yang ada di Sulawesi Tenggara khususnya di Kota Kendari.
