Dengan didominasi oleh pemilih pemula ini, maka KPU Sulawesi Tenggara bersama Komisi II DPR RI melakukan pendidikan sosialisasi pemilih dalam tahapan Pemilu 2024, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemilih-pemilih pemula terkait pemilu dan memilih pemimpin.

Pengamat politik Sulawesi Tenggara sekaligus guru besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Prof Dr Eka Suaib menjelaskan, dengan didominasi oleh pemilih pemula maka diperkirakan pola-pola untuk mendekati kampanye atau strategi komunikasi calon pemimpin pasti akan berbeda.

Baca Juga: Fiersa Besari Buat Runtuh Warga Kendari, Tiara Andini Galau

"Karena generasi milenial sudah terbiasa dengan mesia sosial sehingga pertarungan nantinya akan dilakukan bukan lagi dengan cara konfensional, tetapi sudah dengan menggunakan media sosial," ujar Eka, Jumat (23/12/2022).

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI, Hugua mengatakan, untuk para pemilih pemula sebagai agen perubahan diharapkan dapat memilih pemimpin yang negarawan, artinya memilih pemimpin yang mempunyai visi, tanggung jawab dan bisa menyelesaikan persoalan, bukan lagi dengan money politic.