MUNA, TELISIK.ID - Pemandangan di Pelabuhan Tampo, Muna, tak ubahnya seperti pasar ramai di musim liburan. Penumpang memenuhi dermaga, menunggu giliran untuk menyeberang ke Lainea, Konawe Selatan.
Alternatif menggunakan kapal ketinting kini menjadi pilihan utama, meski dengan tarif yang cukup mahal menurut beberapa pemudik.
Membludaknya penumpang di Pelabuhan Feri Tampo-Torubulu membuat sebagian besar pemudik beralih ke kapal ketinting agar dapat tiba lebih cepat di tujuan. Alasannya sederhana, menghindari antrean panjang di pelabuhan feri karena berakhirnya masa cuti lebaran 16 April 2024.
Salah satu pemudik yang menggunakan motor, menyatakan keputusannya untuk menyeberang dengan kapal ketinting. Meski mahal dengan tarif Rp 150.000 per motor.
"Setengah mati kalau lewat feri, nda akan lolos mana tanggal 16 sudah masuk kantor," ucap La Juwardin pada Telisik.id, Selasa (16/4/2024) pagi.
