Sementara itu, setelah tiba di Pelabuhan Lainea, pemudik dihadapkan pada kenyataan bahwa tarif penyeberangan kembali naik secara drastis. Menurut Anton Lais, seorang motorist pemilik kapal, tarif dari Lainea ke Tampo naik menjadi Rp 200.000 per motor, tanpa menjelaskan alasannya.

Anton Lais juga menambahkan bahwa kapasitas kapal ketinting dari Lainea dibatasi hanya untuk 7 motor sekali jalan, sementara dari Pelabuhan Tampo mampu memuat hingga 12 motor. (A)

Penulis: Ahmad  Jaelani

Editor: Haerani Hambali