"Kami dari awal taat aturan agar pembelian BBM dengan menggunakan jeriken harus pakai rekomendasi. Tapi yang lain tidak. Ini tidak adil," tegasnya lagi.
Ia juga mengaku pernah melihat aksi salah satu oknum tak punya surat rekomendasi yang membeli biosolar di SPBU lalu memindahkannya ke dalam tangki mobil persis depan SPBU.
Aksi oknum itu, ngaku Idrus, sempat terekam kameranya saat sedang memindahkan biosolar dari jeriken ke mobil.
"Sangat prihatin dengan kondisi ini. Tapi terlepas dari itu semua pril6aku oknum sangat disayangkan juga sikap SPBU nya yang diduga sengaja membiarkan orang-orang seperti ini. Datang tak punya surat rekomendasi beli biosolar di SPBU lalu ditimbun di rumah untuk dijual lagi. Ini sebenarnya tidak beres, seharusnya BBM subsidi itu digunakan sesuai ketentuan" kata Idrus.
Tidak jauh dengan Idrus, salah seorang warga, Paulinus Ardi Haja juga berkomentar terkait maraknya mafia BBM yang membeli biosolar dengan jumlah banyak diatas 60 liter lalu menimbun hingga beberapa hari dan menjual lagi ke pihak ketiga.
