Baca Juga: Seorang Pria Jadi Korban Busur di Depan UHO Kendari
Hasil penyelidikan sementara, dari komputer yang berada di lokasi, itu dapat menghasilkan omset perhari Rp 30 juta dari satu website dikali 18. Perhari diperkirakan mencapai Rp 500 sampai Rp 1 miliar.
"Iya, itu perkiraan dalam penyelidikan, Selain itu, lokasi perjudian itu beroperasi sejak awal tahun 2022, saat ini penyidik sedang melakukan pendalaman. Pengusaha lokasi berinisial A sedang dilakukan pendalaman statusnya sebagai saksi," terangnya.
Pelaksana Kasubdit Cybercrime, Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Kompol Poltak Simbolon mengaku, timnya sudah melakukan penyelidikan lebih mendalam.
"Memang, kami menduga ada 21 website menggunakan hosting dari wilayah luar. Ada 13 domain dari server yang ditemukan yang wilayahnya berada diluar negeri. Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti alat untuk mengoperasikan judi online itu," tuturnya.
