“Komoditas utama yang mendominasi impor Sulawesi Tenggara pada bulan September adalah bahan bakar mineral, besi dan baja, produk kimia, mesin/peralatan listrik, serta mesin-mesin atau pesawat mekanik,” ungkap Surianti, Selasa (5/11/2024).

Bahan bakar mineral menempati posisi teratas dalam daftar impor Sultra pada bulan September 2024, dengan nilai impor mencapai USD 68,72 juta, yang berkontribusi sebesar 59,98 persen terhadap total impor.

Sementara itu, besi dan baja mencatatkan nilai impor USD 18,45 juta atau 16,10 persen dari total impor. Lima komoditas utama ini memberikan kontribusi yang sangat besar, mencapai 92,20 persen terhadap total impor Sultra.

Meskipun terjadi penurunan impor bahan bakar mineral yang signifikan sebesar 28,76 persen (setara dengan USD 27,74 juta), komoditas besi dan baja justru mengalami lonjakan yang luar biasa. Impor besi dan baja tercatat melonjak hingga 7.236,58 persen, dengan nilai impor meningkat menjadi USD 18,20 juta.

Penurunan nilai impor ini juga berdampak pada negara-negara pemasok utama.