YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Kesadaran masyarakat Kota Yogyakarta yang tinggi selama pandemi, membuat angka kasus positif COVID-19 sejak Maret 2020 hingga saat ini terus menurun, dan kini tersisa 28 orang.
"Karena masyarakat yang disiplin dalam mencuci tangan dengan sabun, selalu menggunakan masker, dan menjaga jarak antara satu dengan lainnya," terang Wakil Wali Kota Yogyakarta, Drs Heroe Poerwadi, MA, Senin (15/6/2020).
Jika dibandingkan dengan daerah lain, kasus di Kota Yogyakarta memang jauh lebih kecil.
"Mengingat pandemi COVID-19 membuat seluruh dunia mengalami masa-masa sulit dalam semua aspek seperti aspek kesehatan, sosial dan bahkan aspek ekonomi," kata Heroe Poerwadi.
Sebagai salah satu kota besar di Indonesia dan sebagai pusat pariwisata, Kota Yogyakarta telah mengembangkan kebijakan inklusif melalui pendekatan berbasis komunitas terhadap lima kelompok masyarakat rentan, yakni perempuan, anak, lansia, penduduk miskin, dan penyandang disabilitas.
