Oleh: Suryadi

Pemerhati Kebudayaan

MASIH banyak “Hila Hila lain”, tetapi agaknya, Hilarius Japi (66) tergolong penderita stroke berat paling berbahagia di antara mereka.

Rekan-rekan seprofesinya di rantau mau Ikhlas “menggantikan” peran saudara-saudara kandungnya yang tinggal nun jauh di pedalaman Manggarai Timur (Mangtim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Saudara-saudara barunya” di rantau tak hanya urunan duit, melainkan turun tangan langsung merawatnya. Mereka membawanya pulang agar dapat selalu dekat dengan saudara-saudara kandungnya di kampung halaman.