Sendiri di Bilik Kos
Awalnya, Hila tinggal di bilik kos di bilangan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel). Ketika Covid-19 belum melanda tanah air, sekali-sekali saat petang hingga malam hari, ia bersama teman-teman masih menyempatkan diri untuk nyanyi-nyanyi di sebuah kafe di sana.
Enam tahun lalu (2017), di bilik kos di Kalibata itu pertama kali ia terserang stroke. Masih tertolong, selamat. Juniornya, Ny. Farida Denura (dengan partisipasi para relasi) mengurus sendiri Hila. Pulih, kemudian ia “diambilkan” bilik kos di Gang Lasykar, dekat stasiun kereta rel listrik (KRL) Citayam, Depok, Jawa Barat. Dekat dari pinggiran Jaksel.
Di bilik kos yang ia huni sendirian di Kampung Peterongan itu pula, Senin malam 7 Agustus 2023, kembali ia terserang stroke berat. Terkapar tak berdaya. Bicara pelo, tak jelas.
Cuma otaknya yang masih berfungsi. Sehingga, keesokan hari, Pieter dihubungi via telepon genggam oleh Mbak Nur (tetangga Hila ) yang mengabari tentang kondisi Hila. Bergegas menumpang kereta rel listrik (KRL), Pieter tiba di bilik kos Hila. Di situ ia dapati Hila dalam keadaan tak berdaya.
