Agung menjelaskan, setelah dua bulan berjalan, Perumda akan kembali melihat dulu tingkat pendapatan para pedagang.

"Kita mau melihat dulu apakah laku atau enggak. Tapi dengan penambahan fasilitas, saya yakin pengunjung akan naik," jelasnya.

Sebelumnya seorang pedagang Tambat Labuh Irwan mengatakan, pihaknya tidak menerima apabila Perumda menetapkan tarif sewa sebesar Rp 500 per bulan.

Baca Juga: Ikuti Jejak Orang Tua, Pemuda Ini Buka Usaha Warung Mobil

"Yang Rp 100 ribu saja kami nunggak apalagi Rp 500 ribu," ungkapnya.