Namun, setelah pengumuman, dirinya tak lagi masuk 9 besar. Sebaliknya, nama Akbar tiba-tiba dinyatakan lulus tes tertulis dan berhak mengikuti tes wawancara.

Ayu mengaku, Akbar tak mengikuti tes tertulis, pada Minggu 8 Januari lalu, meski ditunggu-tunggu panitia seleksi.

"Satu ruangan tes semua peserta dari Alolama, ketika tes akan dimulai dipanggil-panggil namanya Akbar, tapi juga tidak muncul," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (14/1/2022).

Ayu menyebut, jika seluruh peserta tes mengetahui Akbar tidak datang mengikuti tes tertulis saat itu. Ia pun menyayangkan keputusan KPU Kota Kendari tersebut, lantaran, dalam tata tertib mengatur jalannya tes tertulis berbasis komputer itu.

"Dalam tata tertib pun, peserta datang terlambat tidak diberi toleransi waktu. Tapi ini ada peserta tidak datang tes malah diluluskan," cetusnya.