Menurutnya, peserta menyetor biaya di masing-masing Koordinator Kecamatan (Korcam) FHK2-PGRI dan selanjutnya akan dikumpulkan ke ketua forum.
"Ini inisiatif kita, karena menginginkan pelayanan yang terbaik. Kalau kita ingin dilayani maka kita harus bayar orang. Hari ini tidak ada yang gratis, ini pribadi kami, untuk memperlancar saja," kata Haspian melalui sambungan telepon, Sabtu (11/9/2021).
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Konawe, drg. Mawar Taligana, membenarkan hal tersebut.
Ia menyebut, hal tersebut merupakan inisiatif dari forum guru. Pasalnya, hingga saat ini alat untuk swab antigen tidak ada didistribusikan dari pusat ke kabupaten.
"Itu inisiatif mereka, jadi alat RDT yang disiapkan khusus untuk tes PPPK itu tidak ada dari pusat. Kebetulan ada stok jadi kami bisa bantu mereka," tandasnya.
