Sementara itu, Pj Bupati Bombana Burhanuddin mengatakan, konvensi BBM ke bahan bakar gas ini merupakan bentuk perhatian pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah guna mendukung peningkatan produksi pertanian padi sawah dan hortikultura dengan lahan fungsional 13,372 hektare dengan mempertimbangkan efisiensi.
Usai disalurkan, Dinas Pertanian Bombana nantinya diperintahkan untuk melakukan evaluasi terhadap tingkat keberhasilan petani, baik dari segi hasil produksi maupun risiko-risiko hanya dihadapi selama masa tanam.
Bahan bakar gas itu bisa membantu para petani meningkatkan produksinya dengan biaya yang dikeluarkan yang lebih efisien. Burhanuddin juga meminta pada Dinas Pertanian untuk membuat tolak ukur yang diberikan bantuan benar-benar bisa meningkatkan produksi.
Ini bisa dilihat nanti peningkatan produksi petani padi sawah dan hortikultura sebelum dan sesudah pemerintah memberikan bantuan tersebut.
