MUNA, TELISIK.ID – Sejumlah petani jagung kuning di Desa Lapodidi, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan besarnya potongan hasil timbangan saat menjual hasil panen mereka ke pabrik jagung yang dikelola Bulog.
Potongan yang dianggap tidak transparan ini mencapai ratusan kilogram dan dirasa sangat merugikan para petani.
Seorang petani, yang enggan disebutkan namanya, mengaku bahwa beberapa rekannya sesama petani jagung kuning kecewa karena hasil timbangan jagung yang mereka serahkan ke pabrik tidak sesuai dengan ekspektasi.
Baca Juga: Dipuji Asisten I dan Kadis PMD Muna, Desa Waara Paling Siap Hadapi Lomba Desa
“Jagung kami sebelumnya sudah diperiksa oleh pihak Bulog dan dinyatakan layak, tapi saat ditimbang di pabrik, potongannya bisa sampai 200 kilogram (kg),” ujarnya, Kamis (24/4/2025).
