JAKARTA, TELISIK.ID - Tim advokasi Perjuangan Rakyat Kalimantan Selatan Melawan Oligarki (Jurkani) bersama Walhi, Sawit Watch, dan Integrity melakukan audiensi ke Komite 1 DPD RI terkait penyerobotan lahan milik warga yang dilakukan oleh perusahaan milik Haji Isam.
Tim Advokasi tersebut terdiri dari Prof. Denny Indrayana dan tim dari Integrity bersama dengan perwakilan petani Kalimantan Selatan yang lahannya dirampas paksa oleh perusahaan milik Haji Isam.
Audiensi tersebut disambut oleh Pimpinan Komite 1 DPD RI Fachrul Razi beserta perwakilan anggota Komite 1 Abdurrahman Bahasyim yang merupakan wakil DPD RI dari Provinsi Kalimantan Selatan.
Denny mengawali audiensi dengan memaparkan kondisi Kalimantan Selatan yang saat ini darurat mafia, mulai dari mafia tanah dan mafia tambang. Pasalnya dalam mafia ini bergerak dalam ekspansi bisnisnya menyerobot tanah milik warga.
"Kalimantan Selatan saat ini dalam kondisi darurat mafia. Mulai dari mafia tanah untuk sawit juga mafia lahan untuk tambang batubara," kata Denny usai audiensi dengan Komite 1 DPD RI.
