Sementara itu, Karutan Kelas IIB Raha, Muhamad Asril Yasin A. Tahyas, menyatakan bahwa ia belum mengetahui secara rinci dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh anggotanya.

Meski begitu, ia mengakui bahwa pihak kepolisian telah mengantar dokter untuk melakukan visum di Rutan. "Sejauh ini, saya belum tahu perkembangannya," ujarnya singkat. (B)

Penulis: Sunaryo

Editor: Mustaqim