“Ada syarat yang harus dilalui. Pertama jika DPP menginginkan. Tetapi saat ini di pusat aman-aman saja dan tidak ada yang menginginkan. Kedua jika 2/3 pengurus DPD provinsi menginginkan. Nah ini tidak ada. Jadi sebaiknya kita bekerja menghadapi pileg dan pilpres untuk kemenangan partai,” pinta Wakil Ketua DPP Golkar Bidang Hukum ini.
Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Ridwan Hisjam mengungkapkan bahwa pihaknya mendesak Airlangga Hartarto untuk segera melakukan deklarasi capres dan cawapres sesegera mungkin.
Ridwan menyebut Airlangga diberi tenggat waktu hingga akhir Agustus 2023 untuk mengumumkan nama capres dan cawapres.
Baca Juga: Golkar Jawa Timur Pasang Badan untuk Airlangga Hartarto
"Kalau Agustus tidak ada poros baru, maka DPP harus melakukan Munaslub," katanya beberapa waktu lalu.
