General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara, Wahidin mengatakan, saat ini dunia global sedang menghadapi kirisis perubahan iklim dan pemanasan global.

Karena itu pengembangan PLTP Ulumbu adalah langkah nyata PLN untuk menyediaan tenaga listrik yang renewable dan ramah lingkungan, sehingga ketergantungan penyediaan energi listrik dari bahan bakar fosil dapat direduksi secara bertahap.

Pulau Flores memiliki potensi panas bumi mencapai 902 MW yang belum dimanfaatkan secara optimal, tersebar di 16 titik dan di antaranya ada di Ulumbu, Mataloko dan Sokoria.

"Sehingga potensi ini mampu menjadi sumber listrik utama di sistem Flores,” ujar Wahidin, Kamis (16/11/2022).

Tidak hanya itu, pemanfaatan energi panas bumi menjadi energi listrik merupakan cerminan langkah strategis pemerintah Indonesia melalui PLN untuk menjalankan langkah konkrit konsensus negara-negara G20 “Bali Compact” tentang percepatan target Net Zero Emission (NZE).