KENDARI, TELISIK.ID - Polda Sulawesi Tenggara tengah fokus mengungkap kasus penembakan nelayan di Perairan Pulau Cempedak, Konawe Selatan. Dua anggota Ditpolair, Bripka A dan Bripka RP, menjadi sorotan karena dugaan terlibat dalam insiden tersebut.
Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tenggara sedang menggali fakta terkait kejadian tersebut. Dirpolair, Kombes Pol Faisal Florentinus, mengungkapkan bahwa saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap dua personel, serta telah ada 7 saksi yang diperiksa terkait insiden yang terjadi pada Jumat (24/11/2023).
Barang bukti yang disita pada saat kejadian menjadi fokus penyelidikan.
"Sudah kami sita pada saat kejadian, dan 7 saksi telah kami periksa," ungkap Kombes Pol Faisal Florentinus dalam konferensi pers di Balai Wartawan, Senin (27/11/2023).
Keterangan awal dari dua personel yang terlibat telah diperoleh, namun bukti-bukti masih terus dikumpulkan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Mereka berpatroli setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan nelayan yang hendak menggunakan bahan peledak.
