"Katanya mau dipertemukan, tapi kita malah dibawa ke gudang, kita tidak mau masuk karena yang panggil sudah buka baju di dalam gudang," beber Rabil.

Setelah di depan rumah sakit lanjut Rabil, pihak kepolisian sempat menanyakan keberadaan koordinator lapangan (korlap). Tak sempat menjawab, salah satu oknum kepolisian disinyalir melayangkan kata-kata yang memancing amarah para demonstran.

"Pertama dia tanyakan korlap, terus adik saya, Rojab tanyakan kenapa cari korlap, tiba-tiba dia bilang, mana yang bakar ban, yang bakar ban bodoh," terang Rabil.

Baca Juga: Lowongan Kerja Kendari: RS Hermina Butuhkan Teknisi Umum, Ini Linknya

Usai adu mulut, tiba-tiba lanjut rabil, oknum kepolisian diduga memukul Rojab beserta Rabil yang berdiri di samping Rojab.