Kemudian, tim laboratorium forensik juga telah melakukan penelitian di TKP mencari bukti petunjuk yang masih dapat dilakukan pemeriksaan. Seperti bercak darah, sisa barang bukti baik padat atau cairan.

"Tim juga turut melakukan pendalaman TKP terkait gambaran kejadian dan posisi korban dari awal sampai posisi akhir ditemukan. Serta melakukan perhitungan jarak antar benda dengan korban maupun derajat kemiringan medan di lokasi TKP," sambungnya.

Hasil pengecekan kembali TKP. Tim Inafis Polda Sumatera Utara juga menemukan satu orang saksi yang tinggal di sekitar TKP yang mengaku melihat sepeda motor Bripka Arfan Saragih sudah sekira dua hari. Namun tidak ada melihat orangnya.

"Iya, ada saksi juga yang melihat. Saksi juga tidak curiga karena perkiraan sepeda motor itu milik anak muda yang pacaran. Jadi mungkin tidak begitu menghiraukan keberadaan sepeda motor itu. Untuk hasilnya, nanti akan kami sampaikan kembali," terangnya.

Terpisah, tim kuasa hukum keluarga korban, Fridolin Siahaan ketika dikonfirmasi mengenai adanya olah TKP itu tidak membantahnya.