Namun hingga saat ini, motif di balik pembunuhan sadis ini masih menjadi misteri. Pihak kepolisian belum mengungkapkan alasan ketiga tersangka merenggut nyawa La Ode Hartono, seorang mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknologi dan Informasi berusia 25 tahun.

Jenazah korban ditemukan pada Jumat (4/10/2024) di semak-semak Jalan KS Tubun, Kelurahan Baruga, dalam kondisi yang mengenaskan. Ia ditemukan mengenakan pakaian hijau dengan celana panjang, dan tubuhnya dipenuhi luka lebam, terutama di bagian wajah.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Lansia di Lasalimu Buton Belum Terungkap, Polisi Terus Berupaya

Hasil autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara oleh Dokter Raja Al Fath Widya Iswara mengungkapkan bahwa korban tewas akibat kekerasan benda tumpul yang menghantam kepala, wajah, leher, dan tangan.

Raja Al Fath Widya Iswara menyebut bahwa luka di tangan korban kemungkinan besar muncul dari usaha mempertahankan diri saat diserang.