Dihubungi terpisah, Kepala UPTD Pelabuhan Penyeberangan Amolengo-Labuan, Armin Malaka mengatakan, sampai dengan saat ini ia belum menerima informasi pemberlakuan pengetatan bagi penumpang transportasi laut antar daerah di Sultra.

"Sampai jam ini saya belum mendapatkan satu informasi soal pengetatan penumpang transportasi laut. Tapi kalau ada pengetatan pasti ada imbasnya (pemberlakuan swab antigen bagi penumpang) tapi sampai hari ini belum ada," kata Armin Malaka.

Sehingga dengan begitu, Armin mengungkapkan operasional Feri Labuan-Amolengo masih berjalan seperti hari-hari biasanya. Artinya, belum diberlakukan syarat PCR maupun swab antigen.

"Kalau ada informasi kita akan informasikan ke penumpang," pungkasnya.

Senada, Head of Branch PT PELNI (Persero) Kendari, Agustinus Prima mengungkapkan, saat PPKM Mikro skala Mikro, PT Pelni mengacu pada SE Gubernur Sultra nomor 550/2841 tentang protokol kesehatan transportasi selama PPKM mikro terbatas di Sultra.