Mikroba yang mampu beradaptasi dengan perubahan tata surya juga akan hidup menderita. Dalam 1 miliar tahun ke depan, suhu Matahari diprediksi lebih panas 10 persen dari saat ini, seperti dikutip dari Dexpert.co.id, Jumat (10/3/2023).
Hal ini juga akan berimbas pada peningkatan efek rumah kaca tak bisa dikendalikan, lautan akan menguap dan mengakibatkan kekeringan. Bumi akan menjadi planet seperti Venus yang mampu melelehkan semua benda di dalamnya. Bisa dibilang, ketika masanya tiba, manusia tak mampu lagi bertahan hidup di planet ini.
Baca Juga: Gurun Pasir di Arab Saudi Jadi Kebun Lavender, Tanda Hari Kiamat?
Pada fase ini juga, Matahari akan meleburkan semua lapisan intinya dan memunculkan objek bintang baru yang disebut 'White Dwarf'. Setelah kehilangan banyak massa, White Dwarf tak akan mampu bergantung pada planet-planet yang tersisa.
Ilmuwan memperkirakan planet raksasa yang tersisa nantinya hanya Jupiter. Simulasi yang dilakukan memperlihatkan fenomena ini akan terjadi dalam 30 miliar tahun ke depan. Tiga planet akan musnah dalam 10 miliar tahun.
