"Perang di dalam Gaza akan berlangsung lama. Ini adalah perang kemerdekaan kedua kami. Kami akan menyelamatkan negara kami," kata Netanyahu dikutip dari CNN.

"Para pejuang heroik kami memiliki satu tujuan: Untuk menghancurkan musuh ini dan memastikan keberadaan negara kami. Tidak akan pernah lagi. 'Tidak akan pernah lagi,' sekarang," lanjut Netanyahu.

Dikutip dari Radarjogja.jawapos.com, Mahmoud Abbas lahir pada 6 Maret 1935 di Safet, sebuah kota di utara Israel yang dulunya bernama Palestina. Pada 9 Januari 2005 ia terpilih sebagai Presiden Otoritas Nasional Palestina dan menjabat sebagai Presiden Palestina sejak 8 Mei 2005 hingga saat ini. Pada Januari 2005, Abbas terpilih sebagai Presiden Palestina dengan mendapat 62 persen suara. (C)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Haerani Hambali