Fery juga menyampaikan, identitas pria tersebut telah berstatus kawin dan bekerja sebagai petani.

"Namanya Salman, lahir di Bone 24 Agustus 1979, Alamat Desa Pudahoa, Kelurahan Pudahoa, Kecamatan Mowila, Konsel, agama Islam, pekerjaan seorang petani/pekebun dan berstatus kawin," tambahnya.

Sementara itu, menurut keterangan keluarga dan aparat desa tempat tinggalnya, Salman memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah berobat di RS Jiwa Provinsi Sultra.

"Pada tahun 2009 Salman pernah dirantai selama sekitar satu tahun karena sering menyerang orang lain, ia juga pernah di rawat di RS Jiwa Provinsi Sultra dengan nomor pasien : 06.66.97," ujar saudara angkat Salman, Dahlan.

Menurut keterangan Kepala Desa Pudahoa, ia juga pernah menyerang rumah Kepala Desa Pudahoa karena tidak mendapat Bantuan Langsung Tunai (BLT).