Sementara Kepala SMAN 2 Konawe Selatan, Safari menuturkan, sejak masa penanaman hingga panen perdana dilaksanakan pada 19 Agustus 2023. Komoditi yang banyak dihasilkan adalah tomat sebanyak 40 Kg.

Komoditi lainnya belum memperoleh hasil yang maksimal karena masih dalam masa pertumbuhan. Ia mengapresiasi program itu, karena berhasil membangun kesadaran dan kepekaan warga sekolah untuk memanfaatkan ruang yang ada di sekolah agar menjadi lebih produktif.

“Ke depan program ini akan diteruskan oleh SMAN 2 Konawe Selatan yang diintegrasikan dengan mata pelajaran yang relevan,” tuturnya.

Selain itu, Kepala SMKN 3 Bombana, Andi Sudirman, juga sukses melakukan hal serupa. Komoditi yang ditanam yaitu tomat dan cabe. Ke depan, ia berharap program itu menjadi program tambahan yang bernilai positif.

"Kami sangat berterima kasih pada Dikbud Sulawesi Tenggara yang sudah meluncurkan program yang sangat baik ini," bebernya.