Dalan pelaksanaan Proper kata dia, itu akan dikerjakan oleh 15 orang, yang sejauh ini sudah menjalin berbagai persiapan dan pelatihan untuk persiapan pelaksanaan penilaian di perusahaan.
"Bahkan Bimtek dari Kementrian itu sudah kami ikuti, untuk betul-betul mempersiapakan Proper ini berjalan dengan baik. Agar tidak ada lagi kesalahan selama melaksanakan tugas," katanya.
Ia menyebutkan, Proper di tahun ini merupakan yang ke 8 tahun dilaksanakan di Sultra, dan selama pelaksanaannya baru satu perusahaan yang mendapatkan raport yang baik, dan dipanggil lansung ke pusat.
Penilaiannya berdasarkan raport, yang paling rendah itu raport hitam, merah masuk dalam kategori tidak taat, biru masuk kategori taat, dan hijau dan emas masuk kategori taat yang luar biasa.
Di mana seluruh kategori penilaian dipenuhi, bahkan ada inovasi baru. Seperti perusahaan Pertamina di Baubau, yang berhasil mendapatkan raport hijau pada tahun 2018 lalu. Di mana perusahaan tersebut melakukan penghematan energi, dengan mengdistribusikan minyak dari tangki menggunakan sistem gravitasi, tidak melalui pompa listrik lagi, sehingga itu akan menghemat energi.
