"Sampai saat ini mobil Ketua DPRD sudah lima tahun belum diganti dan masih bagus digunakan. Bahkan mobil OPD yang terparkir di basement lantai 2 Wali Kota Kendari itu masih bagus-bagus semua," bebernya, saat dihubungi via telepon, Sabtu (25/3/2023).

Selain itu, ia juga menyayangkan pengadaan kendaraan dinas OPD tersebut karena ia menyebut anggaran pengadaan kendaraan masih bisa digunakan untuk sesuatu yang lebih penting, terutama pada masyarakat.

"Kita sekarang lagi dibayang-bayangi oleh resesi 2023, kenapa uang tersebut tidak digunakan untuk pemulihan pasca COVID-19, rakyat kita masih banyak yang menganggur, masih banyak yang hidup di jalanan, dan bagaimana menumbuhkan UMKM kita," tuturnya.

Baca Juga: Kendari Jadi Role Model Stunting, Pemkot Kejar Target

Pengadaan kendaraan dinas OPD lingkup Kota Kendari dinilainya sangat berlebihan, ia bahkan menduga pengadaan kendaraan dinas tersebut akan berujung seperti kasus Alfamidi dan pihaknya tak akan men-support hal tersebut.