"Klitoris itu titik orgasme wanita yang pertama dan hampir 99 persen bahkan hampir 100 persen wanita mempunyai klitoris. Bila itu dirangsang dia akan orgasme. Dan gspot adalah titik organ kedua pada wanita, kalau titik itu dirangsang maka wanita akan orgasme, tapi beda organismenya," kata Dokter Boyke.

Perbedaannya, lanjut dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut, orgasme klitoral atau yang terjadi akibat klitoris disentuh hanya akan menimbulkan perasaan enak pada perempuan tanpa keluar cairan.

Cairan yang keluar saat orgasme dan membuat perempuan ingin buang air kecil hanya bisa terjadi saat area g-spot yang dirangsang.

"Kalau dalam suatu saat dia bisa mendapatkan keduanya, orgasme klitoral maupun orgasme g-spot, maka orgasmenya akan menjadi the hole body orgasm, seluruh tubuhnya bahkan sampai selnya mengalami orgasme," kata dokter Boyke.

Itu mengetahui letak g-spot tersebut sebenarnya susah-susah gampang. Dokter Boyke membocorkan kalau g-spot perempuan biasanya berada di sepertiga bagian vagina, antara letak jarum jam 11 sampai 12.