Seorang peserta demo, Fiki juga menyampaikan tuntutan mereka dengan penuh semangat. "Kami meminta Bapak Kapolda Sulawesi Tenggara untuk menemui kami," ucapnya dengan tegas.

Massa dimulai dengan berkumpul di pelataran tugu UHO dan bergerak melalui rute perumahan dosen, bundaran gubernur, hingga akhirnya tiba di Markas Polda Sulawesi Tenggara. Namun, sekitar pukul 15.10 Wita, massa mulai membubarkan diri karena belum ada titik terang dan Kapolda belum dapat ditemui, guna menghindari terjadinya bentrokan yang berkepanjangan.

Sebelumnya, Telisik.id telah melaporkan demonstrasi pertama yang dilakukan oleh mahasiswa UHO tidak menemui titik terang. Aksi tersebut berakhir dengan lemparan batu dan penembakan gas air mata, karena massa aksi tidak dapat bertemu dengan Kapolda.

Baca Juga: Video: Polisi Selidiki Penyebab Kematian Mahasiswa di Asrama Bidikmisi UHO Kendari

Kabid Propam Polda Sulawesi Tenggara, AKBP Moch Sholeh menyampaikan, bakal menjatuhkan sanksi apabila menemukan tindakan polisi yang terbukti menyalahi ketentuan pengamanan demo tersebut.